Senin, 26 Maret 2012

Taemin Get Caught![One-Shot]

*special for my sunbae-nim*


Yuja berhenti melahap makan siangnya ketika dia merasakan bahwa seseorang dari tadi terus memperhatikannya. Matanya tertuju pada seorang pemuda berambut panjang dan berwajah cantik. Senyum nakal Yuja terlihat jelas di wajahnya. Segera ia meletakan sendok dan garpu yang sedang di pegangnya dan berjalan menuju ke arah lelaki cantik itu.

"kau...apa yang sedang kau lihat?" Tanya Yuja sembari duduk disebelah pemuda itu. Yuja menatap pemuda itu dari ujung kepala sampai ujung kaki."hei, jawab pertanyaanku..." ulang Yuja.
"A-a-aku sedang tidak melihat siapa-siapa"pemuda itu menunduk takut, tangannya beradu satu sama lain menahan kegugupan yang saat ini merasukinya."kau yakin tidak melihat siapa-siapa?" tanya Yuja. "aku yakin kau sedang 'memandangiku' dari tadi"

"m-m-maaf.."

"maaf?untuk apa?bukannya kau bilang tidak sedang melihat siapa-siapa?"

"---"

Tidak ada balasan dari pemuda itu."baiklah, kalau kau tidak mau menjawab...kali ini kau ku lepaskan.lain kali kalau kau mengulanginya..." Yuja mengangkat dagu pemuda itu dengan jarinya, sambil tersenyum. "kita lihat saja nanti.." Yuja melangkah menjauhi pemuda itu, namun tiba-tiba ia berhenti dan kembali lagi ke tempat pria itu duduk."aku lupa satu hal..." Yuja menunduk dan membisikan sesuatu ke telinga pemuda itu, membuat pemuda itu membelalakan matanya. Senyum puas terlihat jelas di wajah Yuja ketika wajah pemuda itu berubah merah padam.

"manisnya..."

===
Taemin POV

Aku terus memandangi gadis yang tengah sibuk dengan dunianya sendiri, menikmati makanannya dengan lahap tanpa memperdulikan keadaan sekitar. Tanpa aku sadari aku tersenyum melihat tingkahnya. Aku tahu siapa dia, aku tahu aku salah menaruh hati padanya tapi...entahlah mau berapa kali pun aku berusaha untuk tidak menyukainya tetapi yang terjadi malah sebaliknya aku semakin penasaran dengannya. Aku sedikit terkejut ketika aku menyadari bahwa gadis itu kini menghentikan kegiatannya lalu menatap kearahku.'apa dia tahu aku memandanginya dari tadi?'batinku. sesegra mungkin aku menundukan kepalaku menatap makananku yang dari tadi tidak aku sentuh.

Benar saja,beberapa saat kemudian aku merasakan seseorang datang ke arahku memandangiku dengan tatapannya yang sanggup membuatku luluh.Jantungku berdetak tak karuan namun aku masih bisa menahannya agar gadis ini tidak merasa curiga terhadapku. Gadis itu lalu duduk disebelahku bertanya tentang apa yang sedang aku lakukan. Ya,aku memandanginya.Ya, aku mengaguminya.Ya, aku melakukan semua itu. Namun mulutku rasanya kaku. Tak bisa mengucapkan semua kalimat itu. Gadis ini terus bertanya namun aku hanya terdiam. Aku merasa kecewa terhadap diriku sendiri kenapa aku lemah seperti ini? Lalu gadis itu berdiri."baiklah, kalau kau tidak mau menjawab...kali ini kau ku lepaskan.lain kali kalau kau mengulanginya..." Gadis itu mengangkat daguku.memaksaku menatap mata coklatnya. "kita lihat saja nanti.." ucap gadis itu lalu pergi meninggalkanku. Aku menghembuskan napas lega. Aku kira semuanya akan berakhir hari ini. Baru saja aku memberanikan diri mengangkat kepalaku, gadis itu berbalik dan berjalan lagi kearahku."aku lupa satu hal..." katanya lalu menundukan badannya dan membisikan sesuatu di telingaku."Kau memiliki rambut yang indah...aku suka itu.." tangannya membelai rambut panjangku.
 Aku tak bisa berbuat banyak selain menikmati sentuhan ringan itu. Jantungku terasa berdetak 100 kali lebih cepat, tanganku berkeringat dan wajahku berubah padam. Aku tahu saat ini aku pasti terlihat aneh. Aku malu, tapi...
"Ah...manisnya" Gadis itu memandangku gemas lalu benar-benar pergi meninggalkanku sendirian dengan wajah seperti ini.

"Wah, gadis itu benar-benar sudah menarik perhatianku" ucapku sambil menutupi kedua pipiku yang memerah dengan tanganku.

===

Yuja terlihat sedang tersenyum sendiri menyadari tentang apa yang baru saja dilakukannya."baru kali ini aku menemukan pemuda sepemalu dia" gumamnya sambil berusaha menghentikan senyumannya. "tunggu!kenapa aku jadi aneh begini?dia sama sekali bukan tipeku" Yuja menggeleng-gelengkan kepalanya berusaha melupakan wajah pemuda manis itu. "tapi dia seperti Kelinci saja..." gumamnya lagi.


1 komentar:

  1. kyaa kyaa KYAAAAA!!!!!
    taeminie imuuttt manissss.... kuraaaangggg *halah
    iya, bener kurang ini ff nyaa :o

    dewdeww: banyak bacot nih sunbae satu =3=

    manis pokoknya maniiisssss >///< *pedofil kumat
    kyaak taeminieee~~~~~ o>v<o
    dan oh foto kedua mengingatkan saya akan seseorang *Q* argh~ *gigit bibir

    tmin: nuna, mana sini aku saja yang gigit bibir nya nuna :D
    /PLAKKK

    gomawo hubae-ya~~~ :DDDDDDDDDDDD

    BalasHapus