Taemin mengajak Yuja masuk kedalam mobilnya.Dia berjanji untuk mengantarkan Yuja pulang."Jadi, dia pacarmu?" tanya Taemin membuka percakapan."Siapa?Minki?"Yuja menatap Taemin yang hanya mengangguk."bukannya tadi aku sudah bilang ya kalau dia hanya Hoobae?"Yuja balik tanya."hanya Hoobae?"tanya Taemin."yah...mungkin bisa dibilang Hoobae spesial..."Kata Yuja. Tak ada balasan dari Taemin, dia terus fokus menatap jalanan didepannya. Tanpa Yuja sadari Taemin meremas stir mobilnya geram. Ketika mereka sampai di depan rumah Yuja pun Taemin masih diam saja. "hey,kau kenapa?" tanya Yuja sambil melepas seatbeltnya. Taemin hanya menggelengkan kepalanya. "ya sudah kalau begitu..." Yuja mengangkat bahu tidak mau tahu menahu lagi dan keluar dari mobil Taemin."Tunggu..." Taemin menahan pundak Yuja."diam sebentar, tetapi jangan melihat kearahku" Yuja menuruti perkataan Taemin."aku tidak suka melihat dia" kata Taemin."kau boleh keluar sekarang".Masih dalam ke terkejutan mendengar perkataan Taemin, Yuja keluar dari mobil."Dia kenapa?" pikirnya.
===
Baru saja Yuja menutup pintu rumahnya ia terkejut melihat MinKi sudah berada di ruang tamu, menatapnya dengan pandangan serius.'ga seperti biasanya' gumam Yuja. Memang setiap hari setelah pulang dari sekolah, Minki datang ke rumah Yuja untuk belajar. Yuja memang bukan tipe murid yang pintar namun Yuja cukup percaya diri dengan kepintarannya dalam pelajaran Bahasa Inggris. Biasanya ketika Yuja dan MinKi memulai pelajaran, Mereka akan berbicara dengan bahasa Inggris.
"Oh, You already here?" Tanya Yuja."as you can see?" Jawab MinKi masih dengan pandangan yang membuat Yuja bergidik ngeri."for how long?" Tanya Yuja sambil duduk disebelah MinKi."Too long until i forget how long i wait, i thought you aren't coming back soon or sooner" MinKi kembali menatap buku pelajaran yang ada didepannya. "You are suppose to come back home with me" tambahnya. Yuja tersenyum."Sorry, I won't make another mistake in the future..."Kata Yuja sambil mengacak rambut MinKi."I left you here for a while, I want to change my uniform" Yuja meninggalkan MinKi sendirian.
MinKi masih dalam posisinya ketika Yuja kembali lagi ke ruang tamu. "Kau masih marah?" tanya Yuja sambil menyentuh pundak MinKi."MinKi-ah..."panggil Yuja ketika tidak ada jawaban dari MinKi. "Apa yang harus Noona lakukan supaya kau memaafkan noona?" tanya Yuja. Kali ini MinKi hanya menggelengkan kepalanya. "sudahlah,Noona. Kita belajar saja..." Kata MinKi sambil memberikan Buku tulisnya ke Yuja."Aku sudah mengerjakan beberapa tugasku. Noona silahkan diperiksa"kata MinKi. Yuja menerima buku pemberian MinKi dan mulai membacanya. MinKi menulis sebuah Puisi."Tugasmu hari ini membuat puisi?" Gumam Yuja sambil membaca puisi buatan MinKi.
You are the girl that likes a wind...
Whenever i tried to catch you, You just fly far away...
How can i reach you?
How can i touch you?
Come down here for a while, and Kiss me...
Yuja membaca beberapa bait puisi itu, lalu menatap ke arah MinKi yang juga sedang menatap Yuja tanpa ekspresi."Kiss Me?" ulang Yuja sambil menatap MinKi meminta jawaban atas puisinya yang sedikit aneh ini. MinKi mengangguk lalu mencondongkan tubuhnya ke arah Yuja, mengecup bibir Yuja lalu tersenyum, "as you wish..." katanya.
Yuja tidak bisa melakukan apa-apa, dia hanya menelan ludah dan menatap MinKi. Ada yang aneh dengan jantungnya, kenapa terus berdebar-debar seperti ini? Yuja merasa pipinya memerah. Karena malu Yuja hanya melupakan kejadian itu dan menganggap tidak ada yang terjadi di antara mereka.
"Nice work.." Kata Yuja sambil mengembalikan buku tulis Minki. MinKi menerima bukunya lalu menatap Yuja."i've been told you that i like you right?" Katanya lalu mereka kembali pada kesibukannya masing-masing.
===
Keesokan harinya Yuja benar-benar tidak tahu harus berbuat apa kalau Dia bertemu dengan Taemin dan MinKi di sekolah, Jadi dia memutuskan untuk berpura-pura sakit dan membolos sekolah, hal yang menjadi pilihan terakhir kalau Yuja sedang dalam masalah.
MinKi yang pagi itu ingin menyapa Noonanya tidak menemukan Yuja yang biasanya tertidur di kelas."hey, kemana Yuja Noona?" MinKi berjalan ke arah Taemin yang sibuk dengan Handphonenya. "Dia sakit" kata Taemin. "Noona?Sakit?" kata MinKi."bagaimana mungkin?baru semalam kami menghabiskan malam bersama" kata MinKi.
"Kami?" Taemin menatap MinKi curiga.
"ya, kami biasa menghabiskan malam bersama, dirumah Noona"kata MinKi santai.
"sebenarnya apa hubungan kau dengan Yuja?"tanya Taemin.
"Aku teman spesial Yuja Noona" kata MinKi sambil menatap Taemin dengan pandangan tidak senang."kenapa?kau tidak suka?"
"..."
"haa...sudahlah, kalau Noona sedang tidak masuk sekolah aku akan membolos saja" kata MinKi sambil meninggalkan kelas.
"sebenarnya ada hubungan apa dengan mereka berdua?" batin Taemin.
taeminie cemburu deh ni hahahaa
BalasHapusitu si yuja nya sbenernya milih sapa? kok di kisu tapi tanpa xpresi begitu si?
dan apa lagi itu 'menghabiskan malam bersama'..
...
okeh..
btw itu puto taeminie nya bikin aargh *sluurp
part 4....?? :)
masih bingung milih siapa~@_@ pura2 ga tau..
BalasHapusaseek kan foto Taeminnya~hahaha
siapp!nanti dilanjutin partnya...:D