Jumat, 30 Maret 2012

Oh!It's HIM! [One-Shot]Tao Exo-M

Yuja, Seul, dan Byeol sedang berkumpul di kantin untuk makan siang. Yuja sibuk berbicara tentang tipe idealnya, sambil menggigit kentang gorengnya dia berujar, "aku suka cowok yang culun" sambil tertawa geli sendirian. Seul dan Byeol melihatnya tidak mengerti. "kenapa?" kata mereka serentak.

"kalian tau Spiderman kan?" Seul dan Byeol mengangguk. "diakan tipe anak culun, pakai kacamata, pinter tapi kurang pede, wah...sedikit perubahan dia jadi cowok keren dan macho yang di kagumi sama semua orang. ahh...andai aja di sekolah kita ada orang kayak gitu."."satu explanation sebagai cowok culun = keren+ macho itu ga cukup" Kata Seul yang langsung dijawab oleh anggukan dari Byeol."kata siapa contohnya cuma Spiderman?Superman juga kan,malah Superman berubah jadi cowok yang keren banget!" Yuja kembali dalam khayalannya. Seul dan Byeol hanya bisa saling pandang tanpa bisa menyela percakapan Yuja lagi.

"Terserah kau sajalah.." ujar mereka menyerah, Yuja hanya tersenyum simpul dan terus masuk dalam khayalannya.Tak berapa lama kemudian dia melihat seseorang yang sangat mirip dengan khayalannya.Sedang berjalan lurus kearah mereka membawa setumpukan buku dan kacamata tebal menghiasi wajahnya. "Ya!Ya!itu!!!lihat itu!!" Yuja menunjuk langsung kearah lelaki yang berjalan mendekati mereka."Yuja. Are you sure?" tanya Byeol."wae???"tanya Yuja."itu kan TAO?Yuja!are you crazy?"tanya Byeol, namun Yuja sudah beranjak dari tempat duduknya dan menghampiri lelaki yang bernama Tao itu. Seul hanya bisa menepuk pundak Byeol sahabatnya."sudahlah,biarkan dia bermain dalam permainannya sendiri"hibur Seul yang disanggupi oleh anggukan Byeol.

"hey!tunggu sebentar!!"Yuja menahan pundak Tao dari belakang."ya?"Tao berbalik menghadap Yuja.Benar!dia memiliki mata yang indah.gumam yuja."hey,kau mau kemana?boleh aku ikut?"tanya Yuja, Tao yang bingung tiba-tiba ada orang yang mengajaknya berbicara hanya mengangguk dan tersenyum simpul."kenapa tidak?"ujarnya, Yuja terlihat sangat senang kemudian berjalan berdampingan bersama Tao.

Yuja memang jago dalam mengambil hati semua orang, Baru beberapa menit bertemu dengan Tao. Yuja sudah berhasil membuat Tao tertawa lepas."baru kali ini aku menemui seseorang seperti dirimu yang berani mendekatiku"ujarnya."loh?kenapa tidak?"tanya Yuja heran."biasanya orang-orang akan takut berdekatan denganku"katanya lagi. Yuja yang masih belum mengerti hanya bisa ber-oh ria.

Mereka sedang berada di Perpustakaan, Yuja membiarkan Tao sibuk dengan dunianya yaitu membaca buku, dia terlihat sangat sibuk mengerjakan sesuatu."kau sedang mengerjakan PR ya?"tanya Yuja."tidak, aku sedang mengerjakan projek untuk minggu depan aku harus selesai mengerjakannya sebelum minggu depan, kalau tidak..." Tao berhenti menulis lalu menatap Yuja sambil tersenyum."kalau tidak aku bisa kalah". Yuja seperti terhipnotis oleh senyuman Tao, dia terasa sulit menelan ludah dan terpaku menatap Tao.

Seharian bersama Yuja membuat Tao ingin tahu juga maksud Yuja mengikutinya terus."Kau bertaruh dengan temanmu ya?" tanya Tao langsung membuat Yuja sedikit kaget."bertaruh?tidak..."Yuja menggelengkan kepalanya.Melihat mata Yuja yang sepertinya tidak berbohong dia hanya mengangguk,"lalu kenapa kau ingin mendekatiku?Gadis sepertimu berdekatan denganku bukannya berbahaya?"tanya Tao. Yuja sempat heran kenapa berbahaya?apanya yang berbahaya?apa dia salah menggunakan kalimat dan tata bahasa yang benar?pikir yuja baik-baik."kenapa berbahaya?aku kira berteman denganmu adalah hal yang menarik. Aku juga sedikit tertarik untuk bisa bersama denganmu"kata Yuja membuat Tao terkejut lalu melepas kacamatanya,"kau yakin?"tatapnya lurus. Yuja sekali lagi sulit menelan ludah namun tetap mengangguk yakin."ya!tentu saja!"Jawabnya mantap."baguslah kalau begitu..." nada suara Tao trerdengar lega."banyak gadis yang menjauhiku hanya karena aku urakan, anak nakal yang kerjaannya membuat orang tuanya khawatir dan jarang pulang kerumah"ungkap Tao jujur."eh???"Yuja terkejut."tunggu!kau tipe orang yang seperti itu?"tanya Yuja.

"ya,bukankah kenakalanku sudah tersebar luas disekolah?"tanya Tao.Yuja memasang wajah polos."kau kenal Edison Huang?"tanya Tao."MALDO ANDWAE!Kau Edison Huang?" Yuja histeris."wooooaaaa....DAEBAK!kau tau aku sangat mengagumimu dari dulu!!tapi,sejak sebulan lalu aku tidak pernah mendengar kabar tentangmu..."kata Yuja."I'm unofficially your FAN!!"tambahnya. Tao tertawa geli, tangannya langsung bergerak kearah yuja sambil tertawa dia mengacak rambut Yuja."kau ini lucu!Fan?hahaha...aku juga ingin menjadi anak baik dan tidak mau membuat orang tuaku malu jadi aku harus belajar dengan baik,tapi aku tidak meninggalkan gengku aku masih bertemu dengan mereka walau hanya sesekali..."dia tersenyum.



"wah...."yuja hanya bisa ber-wah ria.memang dia tidak menemuka Petter Parkernya atau Clark Kentnya namun dia punya Tao, Huang ZiTao yang sudah sejak lama menginspirasinya menjadi sosok gadis yang tangguh."kau tau!aku pernah merekam ketika kau sedang bertanding!"kata Yuja."kau datang ketempat berbahaya itu?"Tao bertanya dengan wajahnya yang terlihat khawatir."ya!Adu boxingmu sungguh keren!!"kata Yuja sambil mengacungkan 2 jempol jarinya.
"lain kali kau kalau mau datang menonton bilang aku!bahaya kalau cewek pergi sendirian kesana mengerti?"kata Tao, Yuja hanya mengangguk.

setelah berpisah dengan Tao karena ini sudah lewat dari jam sekolah dan Yuja masih ada Les tambahan,Yuja berkumpul lagi dengan temannya Seul dan Byeol."jadi?"tanya Seul."Tao adalah idolaku wah...aku tak menyangka Tao adalah Edison Huang."
"aku juga ga nyangka idolamu adalah anak urakan macam dia..."Seul geleng-geleng kepala.
"kayaknya punya cowok manis bakalan lebih seru deh daripada cowok culun"kata Yuja tiba-tiba."lihat-lihat siapa yang bicara sekarang"Byeol memijat kepalanya yang terasa pusing.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar